Tanya Jawab Haji-Umroh

Shalat di Masjid-masjid di Kota Mekkah Apakah Pahalanya Sama dengan Shalat di Masjidil Harom?

Apakah sholat di masjid-mesjid di kota Mekah juga mendapatkan pahala 100 kali lipat sebagaimana sholat di Masjidil Harom? Jawab : Sholat di masjid manapun di tanah haram di Mekah juga mendapat pahala 100 ribu kali lipat. Akan tetapi tetap sholat di al-Masjid al-Haram lebih afdol Detail : Rasulullah shallallahu álaihi wasallam bersabda : صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ، إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ، وَصَلَاةٌ فِي الْمَسْجِدِ...

Apakah ada sholat arbaín di masjid Nabawi?

Apakah ada sholat arbaín di masjid Nabawi? Istilah "Sholat Arba'in" merupakan istilah yang sangat dikenal oleh para jama'ah haji Indonesia. Para jama'ah haji yang hanya diberi kesempatan 8 hari di Kota Suci Madinah benar-benar berusaha keras untuk bisa sholat selama 40 waktu di masjid Nabawi. Ini artinya tidak boleh ada 1 waktu sholatpun yang ketinggalan, karena waktu yang ada hanya 8 hari. Sehingga : Sering kali...

Jamaáh haji dan Umroh bolehkan sholat sunnah rawatib?

Jamaáh haji dan Umroh bolehkan sholat sunnah rawatib? Jawab: Kondisi seorang musafir tatkala sholat ada dua : Pertama : Dia melakukan sholat qosor (dan qosor adalah yang disunnahkan bagi musafir). Maka dalam kondisi ini yang disyaria'tkan adalah meninggalkan sholat sunnah rowatib, kecuali 2 raka'at sebelum fajar. Adapun sholat witir, sholat sunnah mutlaq, sholat-sholat sunnah yang ada sebabnya seperti sholat sunnah wudu, sholat dua raka'at setelah thowaf, sholat duha, dan...

Hukum wanita ketika berwudu hanya mengusap di atas kerudungnya tanpa melepaskan kerudung/jilbab nya

Bolehkan seorang wanita ketika berwudu hanya mengusap di atas kerudungnya tanpa melepaskan kerudung/jilbab nya? Jawab : Boleh bagi seorang wanita -yang dalam kondisi memakai jilbab/kerudung- tatkala berwudhu untuk hanya mengusapkan di atas jilbabnya dan tidak perlu memasukan tangannya di bawah jilbab, terlebih lagi tidak perlu untuk membuka jilbabnya. Detail : Para ulama telah berselisih akan bolehnya wanita mengusap di atas jilbabnya tanpa harus membukanya. Jumhur (mayoritas) ulama berpendapat...

Tersingkap Aurot Ketika Thawaf, Apakah Batal?

Jika tersingkap sebagian aurot (seperti terlihat sebagian rambut, atau tersingkap sebagian tangan) tanpa sengaja ketika thowaf apakah thowaf menjadi batal dan tidak sah? Jawab: Menutup aurot ketika thowaf merupakan syarat sah-nya thowaf. Namun jika seseorang tanpa sengaja terbuka aurotnya ketika thowaf maka tidak mengapa dan dimaafkan dengan syarat ia segera menutup aurotnya seketika itu juga. An-Nawawi rahimahullah berkata : سَتْرُ الْعَوْرَةِ شَرْطٌ لِصِحَّةِ الطَّوَافِ ... فَمَتَى انْكَشَفَ...

Frequently Asked Questions