Tafsir Surat ‘Abasa Ayat-33

33. فَإِذَا جَآءَتِ ٱلصَّآخَّةُ

fa iżā jā`atiṣ-ṣākhkhah
33. Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua).

Tafsir :

الصَّاخَّةُ artinya suara yang sangat keras dan memekikkan telinga, sehingga tatkala ditiupkan suara tersebut semua orang akan meninggal. Allah Subhanallahu Wata’ala berfirman:

وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَمَن فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَن شَاءَ اللَّهُ ۖ

“Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi, kecuali mereka yang dikehendaki Allah.” (QS Az-Zumar : 68)

Suara yang sangat keras bisa membuat seseorang tuli bahkan bisa membuat orang sampai meninggal dunia. Karenanya kaum Nabi Shaleh disiksa oleh Allah Subhanallahu Wata’ala dengan suara yang menggelegar seperti guntur hingga membuat mereka tewas. Suara tersebut tidak pernah kita dengar, zaman sekarang tidak ada orang yang meninggal karena guntur. Tetapi tatkala volume suaranya dibesarkan oleh Allah Subhanallahu Wata’ala maka semua bisa mati, sebagaimana kaum Nabi Shaleh yaitu kaum Shamud.