Doa Memohon Surga

Doa Memohon Surga

Pertama

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْفِرْدَوْسَ الأَعْلَى مِنَ الْجَنَّةِ

Allahummaa innii as alukal firdausal a’laa minal jannah

“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMu surga Firdaus, surga yang tertinggi” ([1])

Kedua

اَللَّهُمَّ إني أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لي خَيْرًا

“Allaahumma innii as-alukal jannata wa maa qorroba ilaihaa min qoulin au ‘amal, wa a’uudzu bika minan-naari wa maa qorroba ilaihaa min qoulin au ‘amal, wa as-aluka an taj’ala kulla qodhoo-in qodhoitahu lii khoiron.”

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu surga dan segala hal yang mendekatkan kepadanya, dari perkataan maupun perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan dari segala hal yang mendekatkan kepadanya, dari perkataan maupun perbuatan. Dan aku mohon kepada-Mu agar Engkau jadikan setiap yang Engkau takdirkan bagiku adalah baik.”([2])

 ___________________________________________________________

([1]) Lafal doa ini bukan dari lafal Nabi shallallallahu álaihi wasallam, akan tetapi hanya penulis suguhkan lafal demikian yang sesuai dengan makna yang dikandung dalam hadits Abu Hurairah radhiallahu ánhu, dimana beliau berkata, Rasulullah bersabda:

فَإِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ، فَاسْأَلُوهُ الفِرْدَوْسَ، فَإِنَّهُ أَوْسَطُ الجَنَّةِ وَأَعْلَى الجَنَّةِ – أُرَاهُ – فَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ، وَمِنْهُ تَفَجَّرُ أَنْهَارُ الجَنَّةِ

“Apabila kalian memohon kepada Allah, maka mohonlah surga Firdaus, karena ia adalah surga yang terletak paling tengah dan paling tinggi.” (H.R. Bukhari no. 2790)

Ibnul Qayyim mengatakan tempat yang paling indah, paling menakjubkan, paling bercahaya dan paling tinggi adalah ‘Arsy Allah. Dan segalanya yang dekat dengan ‘Arsy adalah tempat yang paling baik. Karenanya (surga) Firdaus adalah surga tertinggi yang paling utama. (lihat: Faidhul Qadir 3/561)

([2]) H.R. Ibnu Majah no. 3846, Ahmad no.25019 dan dishahihkan oleh Al-Albani