Tafsir Surat Saba’ Ayat-4

4. لِّيَجْزِىَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

liyajziyallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāt, ulā`ika lahum magfiratuw wa rizqung karīm
4. supaya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Mereka itu adalah orang-orang yang baginya ampunan dan rezeki yang mulia.

Tafsir :

Untuk apa Allah ﷻ membangkitkan seluruh makhluk-Nya? Tujuannya adalah untuk memberi balasan kepada manusia, di antaranya kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Ini merupakan dalil bahwasanya iman harus disertai dengan amalan saleh. ([1])

Amal saleh disebutkan secara khusus tidak lain agar diperhatikan. Karena iman menjadi sia-sia jika tidak disertai dengan amal saleh. Di antara bukti keimanan seseorang  adalah dia beramal saleh. Oleh karenanya hendaknya seseorang merenungkan tentang dirinya yang mengaku beriman, apakah praktik keimanan yang telah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari? Pohon tanpa buah akan menjadi sia-sia, dan amalan adalah buah dari keimanan. Ketika memiliki akar keimanan yang kuat maka harus memiliki bukti berupa amal saleh.

Maksud dari rezeki yang mulia adalah rezeki yang terbaik dari sisi kualitas dan kuantitas([2]). Rezeki ini akan Allah ﷻ berikan kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh.

________________

Footnote :

([1]) Lihat: Tafsir al-Qurthubi (14/261).

([2]) Lihat: Tafsir ‘Utsaimin, surah Saba’, hlm. 44.