Tafsir Surat An-Najm Ayat-43

43. وَأَنَّهُۥ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ

wa annahụ huwa aḍ-ḥaka wa abkā
43. dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis.

Tafsir :

Ayat ini menjelaskan bahwasanya manusia tidak luput dari dua kondisi, kalau tidak dalam keadaan senang maka sedang dalam kondisi sedih. Maka  ketika Allah ﷻ menyebutkan bahwa Allah ﷻ  yang membuat tertawa dan menangis maka Allah lah yang menciptakan sebab-sebab orang menjadi tertawa dan menangis. Kalau kondisi manusia cuma dua senang atau sedih berarti maksudnya segala urusan manusia yang mengatur adalah Allah ﷻ ([1]) . Oleh karenanya tawa tidak bisa dicela secara dzatnya selama tidak berlebih-lebihan karena jika berlebih-lebihan maka akan mematikan hati, sebagaimana sabda Nabi ﷺ ,

وَلَا تُكْثِرِ الضَّحِكَ، فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ القَلْوبَ

“Dan janganlah terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa dapat mematikan hati”([2]).

Adapun jika tertawa pada tempatnya maka tidak mengapa karena Nabi ﷻ tertawa dan para sahabat juga tertawa, dalam suatu hadist juga disebutkan bahwasanya setelah sholat subuh Nabi ﷺ berdzikir sampai terbitnya matahari sementara para sahabat ngobrol tentang masa jahiliyah mereka sambil tertawa dan ketika Nabi ﷻ  lewat beliau hanya tersenyum dan tidak menegur([3]).

Pernah juga dikatakan kepada Ibnu Umar radhiyallahu anhu,

سُئِلَ ابْنُ عُمَرَ: هَلْ كَانَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَضْحَكُونَ؟ قَالَ قَالَ: نَعَمْ! وَالْإِيمَانُ وَاللَّهِ أَثْبَتُ فِي قُلُوبِهِمْ مِنَ الْجِبَالِ الرَّوَاسِ

“Apakah para sahabat Nabi ﷺ tertawa? “Iya”, akan tetapi Iman mereka  demi Allah lebih tegar dari pada gunung-gunung yang kokoh” jawabnya([4]).

Sebagian ahli tafsir seperti Al-Quthuby mengatakan terdapat tafsir-tafsir yang lain bahwasanya ini berkaitan dengan akhirat bahwasanya Allah ﷻ lah yang menjadikan penghuni surga tertawa dan Allah ﷻ pula yang menjadikan penghuni neraka menangis. Ada pula yang mengatakan bahwa ayat ini membahas tentang manusia karena manusia lah yang bisa menangis dan tertawa adapun hewan tidak bisa tertawa dan menangis, ada hewan yang bisa tertawa seperti monyet tapi tidak bisa menangis, ada juga hewan yang bisa menangis tapi tidak bisa tertawa seperti onta, adapun yang bisa menggabungkan tawa dan tangis hanyalah manusia([5]).

_______________________

Footnote :

([1]) lihat At Tahrir 27/142.

([2]) HR. Tirmidzi no.2305.

([3]) HR. Muslim no.670.

([4]) Lihat Tafsir Al Qurthuby 17/116.

([5]) Lihat Tafsir Al Qurthuby 17/117.