Tanya Jawab Haji-Umroh

Apakah Jamaah Haji masih Perlu Berkurban?

Apakah Jamaah haji masih perlu berkurban? Banyak Jamaah haji yang semangat melakukan kebaikan, sehingga meskipun mereka telah terkana kewajiban untuk menyembelih hewan hadyu, namun tetap saja mereka semangat untuk menyembelih hewan kurban. Apalagi dengan anggapan bahwa melakukan kurban tersebut di tanah suci Mekah yang tentu menjanjikan pahala yang dilipat gandakan dari pada di tanah air. Apakah mereka masih disyari’atkan untuk berkurban? Kalau disyari’atkan lantas apakah kurban...

Keluar dari Muzdalifa Tengah Malam, Bolehkah Jamrotul ‘Aqobah Ditunda Besok Pagi?

Bolehkan bagi seorang yang keluar dari muzdalifah setelah lewat tengah malam langsung melempar jamrotul ‘aqobah? Ataukah harus menunggu sampai terbit matahari? Jawab : Sunnahnya adalah melempar jamrotul áqobah setelah terbit matahari, dan ini berlaku juga bagi orang-orang yang diizinkan dan diberi keringanan untuk keluar dari Muzdalifah setelah lewat tengah malam. Ibnu Ábbas berkata : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «يُقَدِّمُ ضُعَفَاءَ أَهْلِهِ بِغَلَسٍ، وَيَأْمُرُهُمْ يَعْنِي...

Bagaimanakah cara mewakilkan lempar jamaroot?

Bagaimanakah cara mewakilkan lempar jamaroot? Jawab : Ada beberapa perkara yang harus diperhatikan : Pertama : Wajib bagi seorang haji untuk melakukan kegiatan-kegiatan haji sendiri tanpa mewakilkan. Namun jika memang ada udzur syarí sehingga tidak bisa melakukan sendiri maka boleh ia mewakilkan kepada orang lain. An-Nawawi berkata قَالَ الشَّافِعِيُّ وَالأَصْحَابُ رَحِمَهُمُ اللهُ : الْعَاجِزُ عَنِ الرَّمْيِ بِنَفْسِهِ لِمَرَضٍ أَوْ حَبْسٍ وَنَحْوِهِمَا يَسْتَنِيْبُ مَنْ يَرْمِي عَنْهُ ... وَسَوَاءٌ كَانَ الْمَرَضُ...

Jika tidak mendapat tempat di Muzdalifah bolehkah mabit di luar muzdalifah?

Jika tidak mendapat tempat di Muzdalifah bolehkah mabit di luar muzdalifah? Jawab : Barangsiapa yang tidak mabit di Muzdalifah tanpa udzur maka ia harus bayar dam karena telah meninggalkan salah satu kewajiban haji. Syaikh Bin Baaz berkata : إِنْ كَانَ لَمْ يَجِدْ مَكَانًا فِي مُزْدَلِفَة أَوْ مَنَعَهُ الْجُنُوْدُ مِنَ النُّزُوْلِ بِهَا فَلاَ شَيْءَ عَلَيْهِ؛ لِقَوْلِ اللهِ سُبْحَانَهُ: {فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ} وَإِنْ كَانَ ذَلِكَ عَنْ تَسَاهُلٍ مِنْهُ فَعَلَيْهِ...

Hukum meninggalkan Muzdalifah jika Telah Lewat Tengah Malam

Bolehkah meninggalkan Muzdalifah jika telah lewat tengah malam mengikuti rombongan? Jawab : Bagi orang-orang yang kuat dan tidak berudzur maka wajib untuk mabit (bermalam) di al-Muzdalifah sampai sholat subuh. Adapun orang-orang yang lemah, seperti anak-anak, para wanita, orang-orang tua, orang-orang sakit, dan yang berudzur maka dibolehkan bagi mereka untuk meninggalkan al-Muzdalifah setelah lewat tengah malam() Rukhsoh (keringanan) ini juga berlaku bagi orang-orang yang kuat namun mereka harus...

Frequently Asked Questions

spot_img