Tafsir Surat Al-Ma’arij Ayat-41

41. عَلَىٰٓ أَن نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ

‘alā an nubaddila khairam min-hum wa mā naḥnu bimasbụqīn
41. Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.

Tafsir :

Ayat ini masih menjadi lanjutan dari Ayat ke-40, Terdapat dua tafsiran ulama secara umum tentang ayat ini. Pendapat pertama, maksudnya adalah Allah Subhanahu wa ta’ala mengatakan bahwa diri-Nya adalah penguasa timur dan barat, Dia yang menguasai segala benda-benda di langit, sehingga jika Allah ingin membinasakan orang-orang kafir Quraisy saat itu juga, maka Allah mampu menggantikan mereka setelah itu dengan kaum yang lebih baik dari mereka yang salih dan taat kepada Allah. Pendapat ini dipilih oleh Imam Ibnu Jarir Ath-Thabari. ([1])

Pendapat kedua, maksudnya adalah karena Allah yang menciptakan seisi langit dan bumi yang sebesar itu, maka untuk membangkitkan mereka itu jauh lebih mudah, dan mudah bagi Allah untuk membangkitkan mereka dengan jasad yang lebih baik dari jasad yang mereka miliki saat ini. Karena kelak mereka akan dibangkitkan dengan fisik yang lebih kuat, yaitu kuat untuk berdiri menghadapi panasnya padang mahsyar selama 50.000 tahun, kuat tatkala mendapatkan siksa neraka tak mati-mati. Pendapat ini dipilih oleh Imam Ibnu Katsir. ([2])

______________________

Footnote :

([1])  Tafsir Ath-Thabari: 23/ 622.

([2])  Lihat Tafsir Ibnu Katsir: 8/ 229.