Tafsir Surat Al-Buruj Ayat-11

11. إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَهُمْ جَنَّٰتٌ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ ۚ ذَٰلِكَ ٱلْفَوْزُ ٱلْكَبِيرُ

innallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti lahum jannātun tajrī min taḥtihal-an-hār, żālikal-fauzul-kabīr
11. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar.

Tafsir:

Allah menjelaskan bahwasanya meskipun orang-orang mukmin itu disiksa dan dibunuh, sesungguhnya itu adalah kebaikan bagi mereka karena Allah ingin menyegerakan mereka mendapatkan kelezatan dan kenikmatan dengan cara mematikan mereka daripada terus hidup tanpa adanya kenikmatan yang mereka rasakan. Meskipun dengan cara yang terlihat mengerikan yaitu dibakar, tetapi sesungguhnya begitu meninggal dunia, mereka langsung mendapatkan kenikmatan dari Allah. Di akhirat nanti, bagi mereka taman-taman dan kebun-kebun indah yang berisi buah-buahan, di dalamnya berisi kenikmatan dan kelezatan yang mereka kehendaki, di bawahnya mengalir sungai-sungai. Allah berfirman:

مَّثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۖ فِيهَا أَنْهَارٌ مِّن مَّاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِّن لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۖ

“Perumpamaan taman surga yang dijanjikan pada orang-orang yang bertakwa; disana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamr (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni.” (QS Muhammad : 15)

Dan tentunya ini hanyalah sekedar penamaan, hakikat yang sebenarnya tidak akan sama antara madu dunia dengan madu akherat, tidak akan sama antara khamr dunia dan khamr akherat, begitupun tidak akan sama antara susu dunia dengan susu akherat. Akan tetapi demikianlah sungai-sungai yang ada di surga, sedikit gambaran yang Allah berikan kepada kita.