Doa Berlindung Dari Keadaan Berat, Kesengsaraan, Keburukan Takdir Dan Kegembiraan Musuh

Doa Berlindung Dari Keadaan Berat, Kesengsaraan, Keburukan Takdir Dan Kegembiraan Musuh

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ البَلاَءِ، وَدَرَكِ الشَقَاءِ، وَسُوءِ القَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ

Allaahumma innii a’uudzu bika min jahdil balaa’, wadarakisy-syaqoo’, wasuu-il qodhoo’, wasyamaatatil a’daa’.

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keadaan yang berat, kesengsaraan, keburukan takdir([1]) dan kegembiraan musuh atas musibah yang menimpaku”([2]).

_____________

([1]) Ini jika ditinjau dari kejadian yang Allah tetapkan di dunia, adapun jika sisi penetapan Allah terhadap taqdir tersebut maka tidak ada taqdir yang buruk karena semua ketetapan dan hukum Allah ﷻ pasti ada hikmahnya, entah kita mengetahuinya atau tidak mengetahuinya (lihat Faidh Al-Qodir 5/201)

([2]) HR. Bukhori no.6374, Muslim no.2707.