Tafsir Surat Al-Kahfi Ayat-7

7. إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى ٱلْأَرْضِ زِينَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

innā ja’alnā mā ‘alal-arḍi zīnatal lahā linabluwahum ayyuhum aḥsanu ‘amalā
7. Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.

Tafsir :

Seakan-akan Allah berkata bahwa hidup ini adalah ujian, dan ketika hidup ini adalah ujian, maka memang tidak semua orang lulus, ada yang beriman dan ada yang tidak beriman. Demikian pula kerabatmu wahai Nabi dari orang-orang Quraisy, ada yang beriman dan ada yang tidak beriman. Maka pada ayat ini Allah menghibur Nabi ﷺ walaupun sebagian mereka ada yang kufur namun sebagian lagi ada yang beriman kepada Allah Ta’ala. ([1])

Ayat ini menunjukkan bahwasanya dunia memang dijadikan indah oleh Allah Ta’ala, Allah meletakkan perhiasan di atas muka bumi ini. Perhiasan itu mencakup segala hal yang pantas disebut sebagai perhiasan, berupa taman-taman yang indah, gunung-gunung yang megah dengan hewan-hewan yang indah, emas dan perak dan segala macam perhiasan yang ada di atas muka bumi ini. Semua itu Allah ciptakan tujuannya adalah untuk menguji manusia. Ketahuilah, tidaklah Allah menciptakan kehidupan dan kematian kecuali untuk menguji manusia, seperti dalam firman-Nya:

تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ * الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

“Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, (Dia) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”.(QS Al-Mulk: 1-2)

Ayat-ayat seperti ini mengingatkan kita bahwa dunia ini adalah ujian, kita diciptakan di atas muka bumi ini untuk diuji dan dalam ujian tersebut ada yang lulus dan ada yang gagal, ada yang beriman dan ada yang kafir, namun Allah mengingatkan agar kalian tidak terpedaya dengan perhiasan dunia tersebut.

____________

Footnote :

([1]) Lihat Tafsir Al-Qurthubi: 10/ 354.