Tafsir Surat Qaf Ayat-38

38. وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ وَمَا مَسَّنَا مِن لُّغُوبٍ

wa laqad khalaqnas-samāwāti wal-arḍa wa mā bainahumā fī sittati ayyāmiw wa mā massanā mil lugụb
38. Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan.

Tafsir :

Dalam bahasa Arab, kata letih ada dalam dua kata, yaitu نصَب dan لغَب. Namun keduanya memiliki makna yang berbeda. Kata لغَب merupakan keletihan setelah beraktivitas, sedangkan نصَب merupakan keletihan tatkala beraktivitas. Adapun penghuni surga tidak akan merasakan kedua-duanya. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala,

لَا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلَا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌ

Di dalamnya kami tidak merasa lelah dan tidak pula merasa lesu.” (QS. Fathir : 35)

Demikianlah para penghuni surga kelak, mereka tidak akan merasakan capek, baik disaat beraktivitas ataupun setelah beraktivitas. Adapun maksud Allah Subhanahu wa ta’ala dengan mengatakan,

وَمَا مَسَّنَا مِنْ لُغُوبٍ

Dan Kami tidak merasa letih sedikit pun.”

Artinya adalah kalau setelah menciptakan langit dan bumi saja Allah Subhanahu wa ta’ala tidak merasa letih, maka tentu tatkala menciptakannya pun Allah Subhanahu wa ta’ala tidak merasa letih.

Ayat ini diturunkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala dalam rangka membantah orang-orang Yahudi dalam kitab Perjanjian Lama bahwa ketika Allah Subhanahu wa ta’ala menciptakan langit dan bumi dalam waktu enam hari, maka pada hari ketujuh Allah Subhanahu wa ta’ala beristirahat. Karena keyakinan ini pula mereka menjadikan hari sabtu adalah hari dimana tidak boleh seorangpun dari mereka bekerja. Maka Allah membantah pemikiran mereka dengan menurunkan ayat ini.([1])

Sebagian Ahli tafsir menyebutkan bahwa ayat ini bukan dalam rangka untuk membantah orang-orang Yahudi, akan tetapi untuk menjelaskan tentang hari kebangkitan yang diingkari oleh orang-orang kafir Quraisy([2]). Maksudnya adalah jika Allah Subhanahu wa ta’ala mampu untuk menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antaranya selama enam hari dan tidak ada rasa letih sama sekali, maka untuk membangkitkan mereka orang-orang kafir Quraisy pada hari kiamat kelak tentunya jauh lebih mudah.

_________________

Footnote :

([1]) Lihat: Tafsir Al-Qurthubiy 17/24

([2]) Lihat: At-Tahrir wa At-Tanwir Li Ibnu ‘Asyur 26/326