Tafsir Surat Al-Mumtahanah Ayat-11

11. وَإِن فَاتَكُمْ شَىْءٌ مِّنْ أَزْوَٰجِكُمْ إِلَى ٱلْكُفَّارِ فَعَاقَبْتُمْ فَـَٔاتُوا۟ ٱلَّذِينَ ذَهَبَتْ أَزْوَٰجُهُم مِّثْلَ مَآ أَنفَقُوا۟ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِىٓ أَنتُم بِهِۦ مُؤْمِنُونَ

wa in fātakum syai`um min azwājikum ilal-kuffāri fa āqabtum fa ātullażīna żahabat azwājuhum miṡla mā anfaqụ, wattaqullāhallażī antum bihī mu`minụn
11. Dan jika seseorang dari isteri-isterimu lari kepada orang-orang kafir, lalu kamu mengalahkan mereka maka bayarkanlah kepada orang-orang yang lari isterinya itu mahar sebanyak yang telah mereka bayar. Dan bertakwalah kepada Allah Yang kepada-Nya kamu beriman.

Tafsir :

Maksud dari ayat ini adalah sebaliknya dari ayat sebelumnya. Ada seorang wanita yang beriman kemudian murtad dan kabur dari Madinah menuju Makkah. Dia lari meninggalkan suaminya kepada orang-orang kafir. Tentunya, sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Allah,

وَاسْأَلُوا مَا أَنْفَقْتُمْ وَلْيَسْأَلُوا مَا أَنْفَقُوا

“Dan hendaklah kamu minta kembali mahar yang telah kamu berikan; dan (jika suaminya tetap kafir) biarkan mereka meminta kembali mahar yang telah mereka bayar (kepada mantan istrinya yang telah beriman).” (QS. Al-Mumtahanah : 10)

Akhirnya kaum muslimin pergi ke Makkah meminta kembali mahar yang telah dibayarkan kepada istrinya yang telah lari ke Makkah. Jika mereka membayar, maka mereka telah berbuat keadilan. Namun, jika mereka tidak mau membayar, maka ada dua kondisi baginya, yaitu:

  • Jika suatu saat kaum muslimin memerangi mereka, lalu mengalahkannya dan mengambil ghanimah dari mereka. Maka, ghanimah tersebut dipotong untuk diberikan kepada lelaki yang telah kehilangan maharnya.
  • Jika tidak terjadi peperangan, maka pemerintah mengeluarkan sebagian hartanya untuk diberikan kepada lelaki tersebut.([1])

وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ

“Dan bertakwalah kalian kepada Allah yang kepada-Nya kalian beriman.”

Maksudnya adalah janganlah memberikan dengan berlebih-lebihan dari harta ghanimah kepada laki-laki tersebut. Akan tetapi harus sesuai dengan ukuran mahar yang telah dia keluarkan.

___________________

Footnote :

([1]) Lihat: Tafsir Al-Qurthubiy 18/69