Doa ketika lagi kesulitan rizki

Doa ketika lagi kesulitan rizki

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ، فَإِنَّهُ لاَ يَمْلِكُهَا إِلاَّ أَنْتَ

“Allaahumma innii as-aluka min fadhlika wa rohmatik, fa-innahu laa yamlikuhaa illaa anta.”

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu tambahan karunia-Mu dan rahmat-Mu, karena sesungguhnya tidak ada yang memilikinya kecuali Engkau.”([1])

________________

([1]) H.R. Thabrani, Al-Mu’jam Al-Kabir no. 10379, memiliki sanad yang shahih menurut al-Haitsami (lihat Majma’ az-Zawaid 10/159) dan juga menurut Al-Albani di dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 1543

Asal dari doa ini adalah kisah dimana Nabi kedatangan tamu namun beliau tidak memiliki apa-apa untuk bisa menjamu tamu beliau. Hal ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Masúd radhiallahu ánhu, beliau berkata :

ضَافَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَرْسَلَ إِلَى أَزْوَاجِهِ يَبْتَغِي عِنْدَهُنَّ طَعَامًا، فَلَمْ يَجِدْ عِنْدَ وَاحِدَةٍ مِنْهُنَّ، فَقَالَ: «اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ؛ فَإِنَّهُ لَا يَمْلِكُهَا إِلَّا أَنْتَ» ، فَأُهْدِيَتْ إِلَيْهِ شَاةٌ مَصْلِيَّةٌ، فَقَالَ: «هَذِهِ مِنْ فَضْلِ اللهِ، وَنَحْنُ نَنْتَظِرُ الرَّحْمَةَ»

“Nabi shallallahu álaihi wasallam kedatangan tamu, maka Nabi mengirim utusan kepada istri-istrinya untuk mencari makanan. Akan tetapi ternyata tidak ada makanan sama sekali pada seorangpun dari istri-istrinya. Maka Nabi berdoa “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu tambahan karunia-Mu dan rahmat-Mu, karena sesungguhnya tidak ada yang memilikinya kecuali Engkau”. Lalu Nabi mendapat hadiah seekor kambing panggang. Maka Nabi berkata, “Ini termasuk karunia Allah, dan kita sedang menanti rahmatNya”.

الفَضْلُ adalah الزِّيَادَةُ عَنِ الاِقْتِصَارِ tambahan dari sekedar hanya kecukupan (lihat al-Mufrodaat fi ghoriib al-Qurán hal 639). Yaitu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam meminta tambahan karunia dari Allah, karena Allah yang telah memerintahkan itu dalam firmanNya وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِه “Dan mohonlah kepada Allah sebagian karuniaNya” (QS An-Nisaa : 32), juga firmanNya قُلْ إِنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاء “Katakanlah sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karuniaNya kepada siapa yang dikehendakiNya” (QS Ali ‘Imron : 73). Dan tidak ada yang memiliki rahmat dan karunia yang sesungguhnya kecuali Allah.